Kamis, 07 April 2016

Para pemenang Lomba bercerita Majapahit untuk Siswa/Siswi SD/MI Tingkat Kabupaten Mojokerto Tahun 2016
Mojokerto, 29 Maret 2016
Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Mojokerto

Minggu, 31 Januari 2016

KISAH CINTA GAJAH MADA : Kontroversi kehidupan sang Mahapatih
"Gajah Mada merupakan sosok kontroversial. Orang tua, tempat lahir, wafat, kehidupan percintaan, bahkan sepak terjang merupakan hal yang masih misterius. Terlepas dari segala kontroversi yang menyelingkupi Gajah Mada, nyatanya Nusantara dan Majapahit makmur pada zamannya, Bahkan, adanya Indonesia ini juga berkat sumpah Palapa yang ia ucapkan untuk menyatukan Nusantara.
lalu bagaimana sebenarnya sepak terjang Gajah Mada semasa hidupnya hingga memnjadi tokoh legendaris?
Buku inilah yang akan menjawab pertanyaan

Pameran Seni Rupa Ekspresi Sungging Adhi Luwih, Dlanggu Trade Centre, masih berlangsung, 31 Desember 2016 sampai dengan 06 Januari 2016
Upacara pemakaman jenazah Jenderal Soedirman di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta
LINTASAN SEJARAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
(29 Januari 1950)
JENDERAL SOEDIRMAN WAFAT
Pada tanggal 29 Januari 1950 Jenderal soedirman, Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat, Panglima Besar TNI, meninggal dunia di Magelang dalam usia 34 Tahun. Jenazah beliau kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki Yogyakarta pada tanggal 30 Januari 1950.
Selama hidupnya pengabdian Pak Dirman kepada Bangsa dan Negara tiada terbilang nilainya. Amat besar jasa dan peranannya di dalam perjuangan kemerdekaan; perjuangan membela, mempertahankan, dan menegakkan kemerdekaan. Pengabdian dan pengorbanan total yang telah diberikan Pak Dirman kepada Rakyat, bangsa, dan negara menjadi suri tauladan bagi bangsa Indonesia dari generasi ke generasi.
Kesetiaan beliau terhadap bangsa dan negara tercermin pada kata-kata mutiara yang beliau ucapkan, yaitu:
"TNI lahir karena Proklamasi 17 Agustus 1945, hidup dengan Proklamasi itu dan bersumpah mati-matian hendak mempertahankan kesuciannya proklamasi tersebut"
(sumber : Buku 30 Tahun Merdeka, Koleksi Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Mojokerto Jalan raya Jabon no. 190 Mojokerto

Selasa, 26 Januari 2016

KEISTIMEWAAN CANDI-CANDI ZAMAN MAJAPAHIT
"Buku ini membahas bangunan candi dari periode Majapahit secara mendalam, terutama keistimewaan yang tidak pernah dijumpai pada candi-candi lain. Kajian dengan uraian demikian belum pernah dilakukan oleh para peneliti candi lainnya. oleh karena itu pembaca diharapkan dapat memaknai bangunan candi tertentu zaman Majapahit dengan lebih baik, karena disana ada yang istimewa namun belum diketahui khalayak. Keistimewaan tersebut, antara lain, dapat dijumpai dalam hal denah bangunan, relief, struktur banguan, reprentasi napas agamanya, dan arca yang melengkapi candi"
Buku Koleksi Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Mojokerto Jalan Raya Jabon No. 190 Mojokerto
jam buka layanan : Senin - Kamis : 07.30 - 15.30
Jum'at : 07.30 - 15.00, Sabtu-Minggu : 08.00 - 12.00
Ruangan ber-AC; WiFi gratis, disediakan komputer untuk mengakses internet untuk pengunjung (gratis)
Judul : KEISTIMEWAAN CANDI-CANDI ZAMAN MAJAPAHIT
Penulis : Agus Aris Munandar
Penerbit : Wedatama Widya Sastra
MEREKA YANG MELAMPAUI WAKTU : Konsep panjang umur, bahagia, sehat dan produktif
"Rangkaian kisah inspiratif tentang orang-orang yang berumur panjang, bahagia, sehat dan tetap produktif. Buku yang berhasil memotret dari sisi-sisi paling manusiawi tentang daya hidup manusia Indonesia untuk melampaui waktu dengan tetap bermartabat"
Buku Koleksi Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Mojokerto Jalan Raya Jabon No. 190 Mojokerto
jam buka layanan : Senin - Kamis : 07.30 - 15.30
Jum'at : 07.30 - 15.00, Sabtu-Minggu : 08.00 - 12.00
Ruangan ber-AC; WiFi gratis, disediakan komputer untuk mengakses internet untuk pengunjung